Selasa, 31 Desember 2013
Rabu, 14 Agustus 2013
Kefanaan??
Dunia oh dunia
Fana parasmu mengundang sejuta harapan yang menggila
Ada ambisi, ego, mimpi, dan juga keputus asaan
Inikah yang kau mau kawan?
Meneriakkan propaganda semu berkedok kemakmuran
Memperbudak para penyembah dollar yang semakin membuta
Buta akan segalanya, bahkan saudara dan HATI nya
Apa memang kau sengaja dibuat Nya kawan?
Dibuat untuk jiwa pengemis materi, pemuja posisi, penabur ke"aku"an
Bisikkanlah sedikit simbol jawaban kawan
Morse peneduh dan penunjuk jalan
Semakin banyak jiwa yang haus akan raganya
Karena raga tak punya waktu untuk jiwa yang lapar akan kebaikan
Persetan dengan nurani
Masa bodoh dengan aturan
Liberalisme yang sudah mendarah daging pada raga yang kosong
Banyak manusia tanpa rasa manusiawi
Tak ada lagi keteduhan
Tak ada lagi kemanusiaan
Yang ada hanyalah keduniaan
Jatuh tersungkur adalah titik awal kesadaran
Disitulah sikon tempat kembalinya kejiwaan
Amnesia oleh regulasi-regulasi indah sang pemimpin
Dikala keinginan tak berbatas dengan kebutuhan
Hanya seonggok ranting kusam yang menjadi saksi
Saksi minoritas yang berbulir kerja keras diatas sajadah kehidupan
Karena memang dunia penuh dengan kefanaan menyilaukan
Fana parasmu mengundang sejuta harapan yang menggila
Ada ambisi, ego, mimpi, dan juga keputus asaan
Inikah yang kau mau kawan?
Meneriakkan propaganda semu berkedok kemakmuran
Memperbudak para penyembah dollar yang semakin membuta
Buta akan segalanya, bahkan saudara dan HATI nya
Apa memang kau sengaja dibuat Nya kawan?
Dibuat untuk jiwa pengemis materi, pemuja posisi, penabur ke"aku"an
Bisikkanlah sedikit simbol jawaban kawan
Morse peneduh dan penunjuk jalan
Semakin banyak jiwa yang haus akan raganya
Karena raga tak punya waktu untuk jiwa yang lapar akan kebaikan
Persetan dengan nurani
Masa bodoh dengan aturan
Liberalisme yang sudah mendarah daging pada raga yang kosong
Banyak manusia tanpa rasa manusiawi
Tak ada lagi keteduhan
Tak ada lagi kemanusiaan
Yang ada hanyalah keduniaan
Jatuh tersungkur adalah titik awal kesadaran
Disitulah sikon tempat kembalinya kejiwaan
Amnesia oleh regulasi-regulasi indah sang pemimpin
Dikala keinginan tak berbatas dengan kebutuhan
Hanya seonggok ranting kusam yang menjadi saksi
Saksi minoritas yang berbulir kerja keras diatas sajadah kehidupan
Karena memang dunia penuh dengan kefanaan menyilaukan
Kesadaran Dewa Lembut
Angan indah dilubuk penuh duri
Duri semu dunia yang nyata
Merasuk kesetiap jiwa mereka yang disebut remaja
Bayang kegelapan yang berkedok matahari
Seakan merongrong membakar ingatan tuannya
Membawa setiap raga penuh dosa kelubang yang membara
Ingatkah?
Ingatkah makhluk pecinta itu akan Tuhannya?
Terbang dan melayang bak kapas dengan angin tanpa ingatan
Haus dan semakin haus akan kesegaran fana kesetiaan
Dua Makhluk dan satu "terkutuk"
Menaburkan obat tidur disetiap jengkal pandangan
Menuntun ke arah pengharapan tak berbatas
Ringan.. dan semakin ringan..
Kemudian hanyut tenggelam
Ini rahasia antara dua dusta berpayung cinta
Indah memang..
Melahirkan berjuta alunan syair pembodohan
Mata itu. ya mata itu gapura persinggahan
Persinggahan berseri tanpa ujung
Hingga akhirnya jatuh tersungkur di palung penyesalan..
Duri semu dunia yang nyata
Merasuk kesetiap jiwa mereka yang disebut remaja
Bayang kegelapan yang berkedok matahari
Seakan merongrong membakar ingatan tuannya
Membawa setiap raga penuh dosa kelubang yang membara
Ingatkah?
Ingatkah makhluk pecinta itu akan Tuhannya?
Terbang dan melayang bak kapas dengan angin tanpa ingatan
Haus dan semakin haus akan kesegaran fana kesetiaan
Dua Makhluk dan satu "terkutuk"
Menaburkan obat tidur disetiap jengkal pandangan
Menuntun ke arah pengharapan tak berbatas
Ringan.. dan semakin ringan..
Kemudian hanyut tenggelam
Ini rahasia antara dua dusta berpayung cinta
Indah memang..
Melahirkan berjuta alunan syair pembodohan
Mata itu. ya mata itu gapura persinggahan
Persinggahan berseri tanpa ujung
Hingga akhirnya jatuh tersungkur di palung penyesalan..
Jumat, 09 Agustus 2013
KANCIL DAN SEMUT
Ada di tengah-tengah kancil
Apa itu yang membuatmu semakin me"nyemut"?
Bukan hanya tadi, tapi lalu dan semoga "tidak" nanti
IDAM??
Harusnya dia dalam dirimu
Tetap optimis dan memanutkan kancil
Menjadikannya "Inspirasi"
Bukan tekanan yang membuatmu semakin "mengerdil"
Kamu yang memilih jalan pikiranmu
Yang menuntunmu untuk "lebih" ataukah "mati"
Apa itu yang membuatmu semakin me"nyemut"?
Bukan hanya tadi, tapi lalu dan semoga "tidak" nanti
IDAM??
Harusnya dia dalam dirimu
Tetap optimis dan memanutkan kancil
Menjadikannya "Inspirasi"
Bukan tekanan yang membuatmu semakin "mengerdil"
Kamu yang memilih jalan pikiranmu
Yang menuntunmu untuk "lebih" ataukah "mati"
Langganan:
Komentar (Atom)